Senin, 15 Oktober 2018

5 Tips agar Bayi Bisa Pandai Merangkak dengan Cepat



Pertumbuhan dan perkembangan bayi memerlukan pemantauan Anda secara optimal. Termasuk perkembangan bayi dalam kemampuan aktivitasnya seperti merangkak. Penting untuk Anda belajar parenting tentang tips untuk mengajari bayi agar pandai merangkak dengan cepat. 

1.    Latihan Tengkurap

Membuat bayi bisa merangkak dimulai dengan melatihanya terlebih dahulu dengan tengkurap. Lakukan latihan ini sejak usia bayi 3 atau 4 bulan dengan kondisi leher yang sudah cukup kuat. Mulailah dengan memiringkan badan bayi secara secara perlahan. 

2.    Lakukan Tummy Time

Setelah melewati tahap pertama dan bayi sudah mulai tengkurap. Luangkan waktu untuk melakukan tummy time bersama. Anda bisa memulainya dengan melakukan aktivitas bermain bersama bayi. Ini akan membantu untuk menguatkan otot-otot leher pada bayi dan juga otot lainnya.

Belajar parenting untuk bayi agar bisa merangkak dengan cepat harus dilakukan dengan rutin pada tahap ini. Anda harus sering-sering melakukan tummy time hingga bayi mengangkat bokong, dan punggungnya untuk mulai merangkak. Lakukan secara rutin dan lihat kondisi bayi, jika sudah lelah maka hentikan latihan. Ulang kembali setelah bayi merasa lebih baik. 

3.    Bantu Gerakan Pertama

Bayi tidak dapat memahami dengan cepat apa yang sedang diajarkan tanpa adanya rangsangan atau arahan. Setelah melewati tahap kedua, selanjutnya yang dilakukan dengan membantu bayi pada gerakan pertama. Mulailah untuk menggerakan tangan bayi dan membantunya untuk mengangkat bokong dan punggungnya. 

Lakukan juga dengan memberikan contoh sehingga terkesan Anda akan melakukannya bersama-sama. Ajari bayi secara perlahan dan tunggu responnya di setiap proses yang diajarkan. Jangan memaksa bayi jika ia tidak mau melakukannya. 

4.    Gunakan Mainan dalam Proses Belajar

Bayi akan selalu merasa penasaran dengan hal baru yang dilihatnya, salah satunya benda. Anda bisa memanfaatkan ini dengan menggunakan mainan agar proses belajar merangkak bayi lebih cepat. Pilihlah mainan yang tepat hingga membuat bayi ingin mengejarnya atau memegangnya. 

Pastikan pula selama proses menggunakan mainan ini Anda membuat lantai dalam keadaan bersih. Tujuannya agar bayi tidak terkena kuman atau pun bakteri. Gunakan mainan yang aman untuk bayi agar tidak mengalami alergi dan iritasi.  

5.    Lakukan Pijatan

Anda dapat merangsang otot kaki bayi dengan melakukan pijatan secara rutin. Pijatan ini akan membantu untuk membuat bayi memiliki kekuatan melakukan gerakan merangkak. Anda bisa memijatnya sendiri dengan menggunakan minyak hangat atau pun membawa bayi ke tenaga yang ahli untuk melakukan pijat pada bayi. 

Selain belajar parenting di atas, Anda juga harus memberikan nutrisi yang cukup untuk kebutuhan tubuh bayi. Perkembangan tulang yang berjalan optimal akan membantu bayi dapat merangkak dengan cepat hingga berjalan nantinya. Hindari pula penggunaan baby walker sebelum bayi bisa merangkak. Tujuannya agar otot bayi tetap terlatih secara perlahan.


EmoticonEmoticon