Jumat, 21 Desember 2018

Ingin ASI Lancar? Lakukan Hal Berikut Ini!


cara menyusui

Setelah beberapa hari melahirkan adalah masa-masa yang sangat penting bagi Bunda dan bayi untuk memulai belajar cara menyusui dengan benar. Menyusui dengan berguna bertujuan agar  bayi bisa memperoleh suplai ASI yang cukup untuk asupan pertamanya. Tetapi, belajar menyusui bisa dilakukan jauh hari sebelum kelahiran tiba.
Berikut adalah beberapa trik cara menyusui yang bisa Bunda lakukan guna mempersiapkan diri supaya proses menyusui dapat berjalan dengan lancar setelah bayi lahir.

·         Persiapkan diri untuk menyusui bayi pada saat bayi masih dalam kandungan

      Di antaranya yaitu memastikan bahwa payudara  siap untuk menyusui. Apabila Bunda pernah melakukan operasi payudara, beritahukan hal ini kepada dokter kandungan atau bidan. Karena hal ini bisa saja mempengaruhi kemampuan  untuk menyusui bayi. Periksa juga apabila ada puting payudara yang masuk ke dalam atau puting datar karena bisa mempersulit proses pelekatan bayi pada payudara. Pada saat menyusui pertama kali, duduklah dengan nyaman dan gendong bayi dengan cara yang sesuai dan nyaman bagi bayi dan Bunda. Perlahan tempatkan puting  di bawah hidung bayi, tepat di atas bibir atasnya. Maka secara naluriah bayi akan mulai mencari puting. Tunggu sampai bayi membuka mulutnya lebar-lebar. Kemudian masukkan puting payudara ke dalam mulut bayi, pastikan ia mendapatkan sebanyak mungkin area areola (daerah sekitar puting).

·         Segera setelah bayi dilahirkan

Hal terpenting dalam proses menyusui adalah bayi mendapatkan IMD (Inisiasi Menyusui Dini). di mana bayi diletakkan di atas tubuh sesegera mungkin untuk mencari payudara, karena insting untuk mengisap pada bayi sangatlah kuat pada saat baru dilahirkan. Jika bayi berhasil melekat dan mengisap payudara dalam beberapa menit di awal kelahirannya tersebut, proses menyusui selanjutnya akan lebih mudah. Karena bayi akan mengingat pengalaman menyusui pertamanya tersebut.
     Rumah sakit bersalin pada umumnya mengizinkan bayi tinggal satu ruangan bersama Bunda setelah bayi dibersihkan. Hal ini sangat baik karena dapat memberikan ASI yang cukup bagi bayi,  sekaligus menciptakan bonding.

·         Bayi akan mulai menyusu sangat cepat di awal

Begitu kolostrum mulai mengalir kecepatan isapan bayi akan perlahan menurun dan Bunda bahkan mungkin melihat gerakan bayi meneguk ketika ia menelan susu kolostrum ini. Ketika bayi sudah merasa cukup ia akan melepaskan payudara dan bahkan bisa tertidur pulas. Dalam waktu sekitar tiga hari kolostrum akan digantikan oleh susu matang. Pemberian ASI pada kali pertama mungkin bisa bertahan lama tapi bisa juga hanya bertahan sebentar. Setelah beberapa minggu jadwal menyusui yang cukup teratur akan terbentuk.
     Jangan mengkhawatirkan mengenai produksi ASI yang masih sedikit saat ini, hal ini sangat wajar. Cairan bening pra-susu yang dikeluarkan payudara sesaat dan selama beberapa hari pertama setelah melahirkan, dikenal dengan sebutan kolostrum. Kolostrum sangat kaya akan nutrisi dan antibodi yang dapat membantu melindungi bayi dari infeksi. Sehingga cukup untuk pemenuhan kebutuhan nutrisi bayi hingga susu matang mulai diproduksi beberapa hari setelah bayi lahir.

·         Bunda dapat menyusui lebih sering.

Aktivitas menyusui yang  sering membuat ASI menjadi matang/sempurna dengan lebih cepat. Dan juga berdampak pada kuantitas ASI yang diproduksi.  Menyusui selama 10 - 15 menit per payudara 8 - 10 kali per hari merupakan target yang ideal. Menangis adalah tanda bayi lapar, dan sebaiknya segera susui bayi  sebelum ia menangis.
       Setelah 24-48 jam dari sejak kelahiran, jika bayi memperoleh asupan ASI yang cukup, ia akan mulai BAK. Kemudian kuantitas BAK  akan meningkat menjadi dua hingga tiga kali sehari.
Kini, kesadaran memberikan ASI semakin meningkat. Kesuksesan menyusui tidak hanya tergantung pada cara menyusui yang benar. Namun,  juga perlu peran serta dan dukungan penuh dari berbagai pihak.


EmoticonEmoticon