Senin, 28 Januari 2019

Bagaimana Peraturan Debat Pilpres Tahap Kedua Nanti?



Jadwal pilpres2019 memang sudah dirilis. Namun setiap proses dan persiapan menuju pilpres nanti benar-benar tidak ingin dilewatkan oleh masyarakat. Hangatnya pemilihan Presiden 2019 masih terus terasa dan semakin memanas. Kedua paslon semakin gencar menunjukkan dedikasi dan berbagai implementasi dari visi-misi yang telah disampaikan. Anda tentu sudah melihat bagaimana proses debat pertama berlangsung pada tanggal 17 Januari 2019 lalu. 


Setiap argumen dari para paslon terkait jawaban pertanyaan atau pun pernyataan menjadi langkah untuk melakukan penilaian. Ketika ada yang mengganjal tentu akan mempengaruhi posisi suara rakyat kepada masing-masing paslon. 


Peraturan Debat Pilpres 2019


Setelah berlangsungnya debat pertama ada banyak opini yang keluar salah satunya terkait pertanyaan untuk para paslon yang telah bocor. Masyarakat yang menonton debat pertama tentu sudah mendengar langsung bahwa moderator debat secara tidak langsung mengatakan bahwa soal yang diajukan telah diberikan kisi-kisi terlebih dahulu. Teknik debat ini dianggap buruk oleh beberapa pengamat politik, bahkan rakyat Indonesia yang menonton. 


Bocoran pertanyaan yang diberikan tentu saja membuat orisinalitas gagasan yang disampaikan pada paslon sangat kecil, bahkan bisa saja tidak ada. Ini jelas mengecewakan karena proses penilaian kepada para paslon pun menjadi tidak pasti. Harapannya pada debat kedua nanti tidak ada lagi bocoran pertanyaan agar kedua paslon bisa memperlihatkan kesiapan mereka untuk menjadi Presiden Indonesia periode berikutnya. 


Kabarnya moderator dari debat pilpres pertama akan diganti. Ada Tommy Tjokro dan Anisha Dasuki yang dicalonkan untuk menjadi moderator pada debat kedua dengan tema terkait energi  dan pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup, serta infrastruktur. Dua nama calon moderator ini diajukan dengan adanya persetujuan dari masing-masing tim sukses pasangan calon. 


Kabar lainnya, calon moderator kedua dari debat kedua nanti adalah Najwa Shihab dan Tommy Tjokro yang akan menggantikan Ira Koesno dan Imam Priyono. Calon moderator ini diusulkan oleh beberapa media televisi dan tentunya moderator ini juga menjadi impian rakyat. Sama-sama diketahui bagaimana serunya sebuah acara saat Najwa Shihab yang menjadi moderatornya. 


Siapa pun yang akan menjadi moderatornya tentu sudah dipertimbangkan dengan baik oleh panitia penyelenggara debat pilpres 2019. Ada pun teknis debat yang telah berlangsung di debat pertama setelah visi-misi, kedua paslon diberikan 1 pertanyaan dari masing-masing tema. Setelah sesi menjawab pertanyaan sesuai tema, para paslon memasuki tahap debat dengan metode pertanyaan terbuka. Setelah itu dilanjutkan dengan debat pertanyaan tertutup.  


Setiap sesi diberikan batas waktu yang berbeda-beda sesuai dengan analisa panitia terkait tingkat kesulitan pertanyaannya. Anda tentu melihat bagaimana aksi dan sikap dari kedua paslon selama debat berlangsung. Lalu sebelum debat ditutup kedua paslon diberikan kesempatan untuk memberikan kalimat penutup. Teknis debat ini tentunya akan semakin seru jika moderator yang ada di dalam acara debat ikut singgap menanggapi kedua paslon.


Hanya saja berbagai pendapat dari debat pertama yang telah berlangsung masih memunculkan ketidakpuasan. Jawaban yang diberikan dirasa tidak menawarkan hal baru terkait tema hukum, HAM, korupsi dan terorisme. Tidak ada langkah baru yang akan dilakukan jika para paslon menjadi Presiden Indonesia periode ke depannya. Untuk itu, pada debat kedua nanti sebaiknya Anda juga turut memperkaya wawasan terkait tema yang diusung agar bisa menyimak proses debat sekaligus menyaring setiap argumen yang disampaikan oleh kedua paslon.



EmoticonEmoticon