Jumat, 01 Maret 2019

Oshibana : seni bunga press dari jepang


Berfaedah.com - Oshibana, teman-teman ada yang pernah dengar? Kebanyakan orang Indonesia belum mengenal satu kesenian ini. Ya, karya seni ini berasal dari negara Jepang. Kalau dilihat dari susunan katanya, oshi artinya tekan dan bana artinya bunga. Jadi oshibana adalah bunga tekan atau bunga press, jika diartikan lebih luas lagi oshibana adalah sebuah karya seni yang menggunakan bahan baku dari bunga dan tanaman yang telah dikeringkan dan diawetkan dengan cara ditekan atau dipress.

Di negara Jepang karya seni ini sudah turun-menurun dari generasi ke generasi melalui aktivitas kehidupan masyarakat sehari-hari. Seni ini sudah dikenal sejak abad ke-16, awal kesenian ini muncul adalah karena keinginan masyarakat Jepang untuk tetap bisa menikmati indahnya bunga sakura di luar musim panas dan semi. Seperti kita ketahui di Jepang mengalami 4 pergantian musim dan setiap musim tidak semua tumbuhan dapat tumbuh subur dan menghasilkan bunga yang bermekaran. Hanya di musim semi dan panas mereka dapat menikmatinya sedangkan di musim gugur dan dingin mereka tidak akan melihat indahnya bunga-bunga tumbuh bermekaran. Oleh sebab itu mereka berinisiatif untuk mengawetkan bunga-bunga tersebut menjadi sebuah karya seni yang dapat mereka nikmati setiap hari, biasanya mereka menjadikan bunga-bunga press ini dalam bentuk hiasan dinding, hiasan alat-alat rumah tangga, peralatan sekolah, dan lain lain.

Sekarang di Indonesia sudah semakin banyak orang-orang yang menekuni kesenian ini, disamping karena keindahannya, oshibana ini juga berfaedah, dapat mengurangi sampah-sampah organik yang berasal dari tumbuhan di masyakat sehingga dapat mendukung program go green dan earth. Oshibana ini dapat bermanfaat untuk semua kalangan mulai dari anak-anak, dewasa sampai orangtua. Untuk anak-anak oshibana ini dapat digunakan sebagai media belajar, untuk orang dewasa dapat digunakan sebagai sumber pendapatan, dan untuk orang yang sudah lanjut dapat digunakan untuk meningkatkan kesenangan dan konsentrasi, dengan kesenangan para lanjut usia akan tidak mudah stress sehingga mengurangi risiko timbulnya berbagai penyakit dan juga dengan meningkatnya konsentrasi akan mencegah terjadinya kepikunan.

Semua orang dapat melakukan ini di rumah mereka masing-masing. Caranya mudah sekali hanya dengan mengumpulkan bunga-bunga, daun-daun, ranting, dll dari lingkungan sekitar atau dari bekas hajatan, wisuda, atau acara-acara yang lain dari pada tidak berguna. Setelah itu kita bisa mulai mem-press atau menekan bunga dengan cara yang paling simple yaitu dengan  memasukkan beberapa lembar bunga atau daun ke dalam lembaran kertas-kertas atau buku, setiap lembar usahakan jangan sampai bunga-bunga bersentuhan karena akan merusak bunga. Setelah tertata rapi kita dapat membebani kertas-kertas yang berisi bunga-bunga tersebut dengan beban yang berat. Misalnya buku yang bertumpuk sampai lumayan tinggi ditambah dengan beban-beban berat yang lain. Setelah kita kita diamkan sampai sekitar satu bulan. Tujuan pengepress an ini adalah agar bunga atau daun menjadi lurus dan kehilangan airnya sehingga menjadi awet.

Setelah satu bulan kita dapat membukanya dan menyusunnya menjadi sebuah karya seni sesuai dengan keinginan kita. Kita dapat membuat pembatas buku, cover agenda, cover buku, sampai hiasan dinding. Dan bunga-bunga ini akan awet sampai waktu yang lama. Selain untuk dinikmati sendiri keindahannya, kita juga bisa mendapatkan pemasukan jika diperjual belikan karena harga dari oshibana ini masih lumayan tinggi karena masih belum banyak orang mengenalnya. Selain dapat keuntungan kita juga dapat membuka lowongan pekerjaan sehingga dari hal kecil saja kita dapat mendapatkan keuntungan dalam banyak aspek.

So, dari pada banyak bunga-bunga terbuang sia-sia di sekitar kita, yuk bikin oshibana! agar bunga-bunga memiliki nilai jual yang tinggi dan berfaedah.  


EmoticonEmoticon